Try This ! Cara Mencari Tekstur Jelly pada Slime.

Slime.

Bentuk slime memang tampak lucu dan menggemaskan. Cara bermainnya pun unik dan mengasikkan. Kelenturan dari slimelah yang menjadi daya tarik anak-anak. Anak-anak dapat menarik-nariknya, menekan-nekannya hingga slime mengeluarkan suara plek plek, atau sekedar menjatuhkannya secara perlahan. Apa pun itu, slime telah berhasil memancing ekspresi kebahagiaan kedua putri saya. Dan rasa senang itu pun tak hanya milik mereka. Saya pun turut bersuka cita karena percobaan yang mereka lakukan tidak sia-sia. Meski peralatan mandi dan kosmetik saya menjadi sasaran rasa penasaran Neva dan Adel.

***

Awal kenal dengan permainan yang satu ini pada akhir tahun 2015 lalu. Dimulai dengan Neva yang selalu heboh ingin bereksperimen tiap kali dia pulang sekolah. Eksperimen? Yup, itulah istilah yang digunakan Neva ketika dia minta dibelikan bahan-bahan pembuat slime. Kegagalan demi kegagalan didapat. Namun percobaan demi percobaan pun terus dilakukannya. Hingga akhirnya Neva pun menemukan beberapa cara membuat slime. Salah satunya adalah cara membuat Jelly Slime.

Saya tidak tahu pasti berapa banyak jenis slime yang sudah ada.  Kabar baiknya seorang pengunjung nan baik hati memberi kabar kepada saya melalui komennya pada Kisah di Balik Slime. Menurut perkiraannya ragam slime yang ada saat ini mencapai sekitar 105 jenis.  Wow, banyak sekali bukan? Dan saya hanya mengetahui beberapa saja. Di antaranya slime thai (thailand), jelly slime, barrel o slime, dan marshmallow slime. Khusus tulisan kali ini saya hanya akan membahas mengenai jelly slime. Lain waktu saya akan coba mengkupas jenis slime lainnya.

Apa sajakah bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat jelly slime?

Bila pada tulisan saya yang di sini, sabun dan baby oil termasuk bahan-bahan yang saya gunakan dalam membuat slime. Tapi pada percobaan kali ini saya tidak menggunakan keduanya. Untuk jelly slime saya hanya menggunakan 4 element pembangun saja, yaitu :

1. LEM

Pada umumnya bahan dasar pembuatan slime ini adalah LEM. Dan apakah semua jenis lem dapat digunakan? Begitu banyaknya ragam lem yang beredar di pasaran hanya kedua lem inilah yang telah berhasil diujicobakan oleh Neva, yaitu lem Povinal dan lem Fox.

Baik lem Fox atau pun lem Povinal sama-sama memiliki keunggulan. Konon lem Fox lebih banyak disukai anak-anak karena dapat menghasilkan warna slime yang lebih menarik. Tapi dengan sedikit kreativitas, warna nan senada pun dapat diperoleh bila lem Povinal yang digunakan. Nah, bila kamu ingin membuat Jelly Slime maka lem Povinal menjadi pilihan yang tepat.

2. Pewarna

Untuk pewarna biasanya Neva menggunakan pewarna makanan. Cara mencari warna ini pun beragam. Ada yang diberi glitter yang akan mengubah nama slime menjadi glitter slime. Ada juga yang menggunakan lebih dari satu warna. Dipadu padankan sedemikian rupa hingga membentuk pelangi. Bila pelangi terbentuk maka jadilah rainbow slime. Dari satu sisi elemen ini saja kita sudah bisa menciptakan beberapa jenis slime. Maka tak heran bila jenis slime mencapai ratusan.

3. AIR

Air yang digunakan bisa air ledeng, air sumur. Air harus bersih tidak kotor bercampur lumpur, tanah atau pun pasir.

4. Boraks/GOM

Hingga di sini bahan pembuatnya tampak menyeramkan. Mengingat boraks jadi kepikiran bakso yang kenyal-kenyal gimana gitu. :D.  Apalagi saat pertama kali Neva minta dibelikan boraks. Langsung dong saya katakan TIDAK pada Neva. Tapi jujur saja, saya tidak terlampau paham apa sebenarnya boraks tersebut. Saya hanya tahu dari TV bahwa boraks berbahaya bagi tubuh. Bahwa boraks tidak boleh digunakan untuk makanan. Untuk bentuk dan bau saya sama sekali tidak mengetahuinya.

Penasaran dech. Iya, saya jadi penasaran dengan pengertian dari boraks. Dan seperti apa sich bentuknya. Karenanya saya pun segera menelusuri definisi boraks pada mesin pencari. Menurut wikipedia, boraks adalah campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan. Sumber lain menyebutkan boraks adalah zat kimia yag digunakan sebagai bahan pengawet dan berfungsi untuk membunuh kuman. Bentuk boraks berupa bubuk-bubuk kristal. Boraks biasanya dipakai untuk campuran detergen, salep kulit, atau pun pengawet kayu.

Lalu apa bedanya antara GOM dan boraks? Karena selain boraks, GOM pun dipercaya dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pembuat slime. Saya akan coba mencari tahu kesamaan yang dimiliki keduanya. Coba cermati pengertian dan unsur-unsur yang ada pada GOM berikut. GOM adalah obat yang dipercaya dapat menyembuhkan gomen/sariawan pada mulut. Obat golongan antiseptik/desinfektan mulut yang merupakan campuran dari boraks dan glycerin.

Dari penjelasan singkat di atas jelas di mana letak kesamaan antara boraks dan GOM. Yup, keduanya sama-sama mengandung boraks. Selain GOM dan boraks, obat mata, obat contact lens, detergen dan garam inggris pun bisa digunakan untuk membuat slime. Serupa dengan GOM, boraks pun digunakan dalam detergen. Dan insto (obat tetes mata) pernah pula digunakan oleh Neva pada pembuatan jenis slime yang berbeda (cek di sini). Lalu, apakah di dalam obat mata, obat contact lens dan garam inggris pun terdapat kandungan boraks atau minimal memiliki unsur nan mirip dengan boraks? Mengenai ini saya akan membahasnya dilain waktu. 

Lalu bagaiman cara membuat jelly slime ala Neva dan Adel ini ?

Caranya cukup mudah.

Pertama, sediakan semua bahan-bahan di atas beserta wadah dan pengaduk. Gunakan wadah dan pengaduk yang tidak terpakai. Wadah dan pengaduk yang telah terkontaminasi bahan-bahan pembuat slime tidak layak digunakan untuk meletakkan makanan atau pun kegiatan makan.

Kedua, tuang lem povinal ke dalam wadah. Pada percobaan kali ini saya menggunakan lem Povinal 75 ml.

Ketiga, beri sedikit warna pada lem yang telah dituang ke dalam wadah lalu aduk pelan hingga warna merata. Pilihan warna sesuaikan saja dengan keingginan.

Keempat, setelah warna tercampur merata dengan lem beri air lalu diaduk kembali. Kadar air disesuaikan dengan banyaknya lem. Pemberian air tidak boleh terlampau sedikit atau pun terlampau banyak.

Kelima, beri gom sedikit demi sedikit lalu aduk slime seraya merasakan tekstur yang dihasilkan. Dikatakan berhasil bila slime sudah tidak lengket pada wadah. Untuk lebih jelasnya lihat video di bawah ini.

Begitulah cara membuat jelly slime ala Neva dan Adel. Semoga bisa diikuti dengan mudah dan menyenangkan.

***

Belajar seraya bermain bersama  slime ini patut dicoba. Tetapi jangan biarkan buah hati bermain sendiri dengan bahan-bahan pembuat slime ini. Awasi kegiatan membuat slime ini. Karena beberapa dari bahan-bahan yang digunakan cukup berbahaya bagi tubuh. Apalagi bila anak masih diusia balita seperti Adel. Maka pendampingan adalah wajib hukumnya bagi orang dewasa. Jangan sampai bahan-bahan kimia tersebut tertelan oleh sang buah hati.