Uncategorized

Kemudahan Akses Merangkul Kenyamanan Saat Berpergian Bersama Traveloka

Bismillah,

“Sadar nggak sih orang lain sering bikin kita milih untuk berpihak sama sesuatu? Disuruh mau milih ke sana atau ke sini? Ditanya lebih suka ini atau itu? Mau healing diminta nentuin mending ke sini atau ke situ? Kenapa ya kita harus memilih? Padahal kita kan bisa cobain semuanya? Kita juga boleh suka semuanya”

Kenapa ya?

Kilas Balik

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, saya mau mengajak kamu kembali ke tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an. Saat hunting tiket menjadi tantangan yang seru namun mendebarkan. Saat kebelet pulang acap kali datang ketika sekolah akan diliburkan. Saat semesteran sudah hampir usai namun tiket belum ada ditangan. Ah itu adalah momen paling galau bagi pelajar rantau seperti saya.

Iya, dulu mencari tiket pulang tidak segampang seperti sekarang. Untuk memperoleh sebuah tiket saya harus menghubungi agen travel melalui telepon seluler atau warung telepon. Kamu tahu warung telepon (wartel)? Pada masanya wartel menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Meski receh tapi jika dikumpulkan hasilnya bisa jadi meruah.:D

Nah melalui agen travel tersebut saya bisa melakukan pemesanan tiket. Saya akan mendapat kode booking dan nilai yang harus saya keluarkan. Urusan tiket ini akan tuntas setelah saya melakukan pembayaran dan tiket fisik telah ada ditangan. Sampai sini aroma liburan sudah mulai tercium. Saya tidak akan bosan melihat berulang kali tiket yang sudah saya kantongi hingga tiba hari keberangkatan saya.

Teknologi Memberikan Kemudahan

Berbeda dengan kondisi saat ini. Betapa mudahnya akses untuk memperoleh transportasi yang sesuai budget. Ragam pilihan pun tersedia. Mulai dari transportasi darat hingga transportasi udara. Bahkan tak melulu soal transportasi saja yang bisa saya akses. Melalui satu aplikasi saya dapat melakukan apa saja, seperti memesan tiket transportasi, mencari penginapan tempat yang cocok untuk saya melepas penat, atau mencari tempat bermain yang asik buat anak-anak, hingga hunting tempat-tempat populer yang ingin saya kunjungi bersama keluarga.

Ya ya itulah canggihnya sebuah teknologi. Memberi kemudahan bagi penggunanya. Jika dulu saya ingin mengecek harga tiket maskapai penerbangan yang murah untuk keberangkatan pada tanggal tertentu. Maka saya harus mencari informasi tersebut dibeberapa agen travel. Pada masanya memang bukah hal yang sulit. Saya hanya butuh telepon dan kemauan, tapi tak jarang saya malas jika harus menghubungi lebih dari satu agen travel. Ho ho ho…

Kini?

Saya bisa memperoleh informasi yang saya butuhkan kapan saja dan dimana saja. Misal saat saya ingin mencari tiket pesawat, saya akan dihadapkan oleh beberapa pilihan baik soal harga, nama maskapai penerbangan, dan tanggal keberangkatan. Lihat, semudah itu saya mendapati informasi mengenai harga tiket pesawat. Saya bisa memilih maskapai yang nyaman dengan harga yang bersaing. Prosesnya pun mudah dan cepat. Meringkas waktu dan tenaga.

Serunya Menunjungi Batu Secreet Zoo

Bila menengok ke belakang begitu banyak momen-momen yang mengesankan saat traveling bersama keluarga. Tapi yang paling berkesan dan menantang ketika liburan kami ke Batu, Malang. Menjajal tol baru berharap dapat meringkas waktu perjalanan. Namun siapa sangka waktu tempuh justru kian panjang. Rasa kantuk menjadi penyebabnya. Kami pun harus menepi tiap sebentar. Entah itu di rest area, atau bahkan di tepi jalan tol. Bila normalnya jarak tempuh hanya memakan waktu kisaran 10 s/d 12 jam, kami menjadikan jarak tempuh Jakarta-Malang hampir 24 jam. YES! Hahaha…

Bagaimana dengan anak-anak?

Tentu saja anak-anak berusaha kami hibur dengan mengatakan bila perjalanan panjang ini akan berakhir dengan sederet keseruan. Alhamdulillah, lelah kami pun terbayar sempurna. Keceriaan demi keceriaan kami dapatkan di kota Batu. Batu Secreet Zoo yang apik dibalut dengan modernitas membuat kami betah menikmati tiap sajian yang ditawarkan. Pun dengan penginapan yang kami pilih memiliki fasilitas yang disukai anak-anak. Seperti mini zoo dan kolam renangnya. Dan yang tak kalah seru tentu saja wahana bermain yang terdapat di Jatim Park 1 kian melengkapi kebahagiaan anak-anak. :LOVE:

Sungguh perjalanan kami ke Kota Batu , Malang, mejadi traveling mengesankan bagi saya. Kendati momen ini terjadi pada 4 tahun lalu. Tapi tak mengurangi kebahagiaannya hingga kini. Meski traveling kami lakukan tanpa menyusun itinerary, namun letihnya perjalanan cukup setimpal dengan apa yang kami dapatkan. Pun saat pulang menuju rumah. Perjalanan pulang terpaksa dipotong di Semarang untuk memberi hak tubuh untuk beristirahat. Kami tak ingin tergesa-gesa mengakhiri perjalanan traveling kami. Jadilah kota Semarang sebagai pemberhentian terakhir untuk selanjutnya pulang.

Batam Menjadi Tujuan Traveling Impian Selanjutnya

Kisah apa yang kau dapatkan saat pandemi ?

Kisah kami beragam. Baik tentang kesedihan pun kebahagiaan. Dikungkung ruang gerak yang terbatas, hari-hari kian terasa berat. Kami lalui pandemi sesuai anjuran pemerintah. Menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, dan menahan diri untuk tidak keluar rumah. Dulu, rasanya kami tak sanggup menghadapi amukan badai ini. Namun perkiraan kami salah, kami berhasil melaluinya dengan baik. Alhamdulillah.

Meski kini pandemi sudah berlalu tapi untuk kembali berpergian bersama keluarga sedikit tidak mudah. Sejatinya kami sudah rindu menjelajahi negeri. Entah ke timur atau ke barat. Menelusuri pelosok-pelosok negeri. Seandainya peluang traveling itu datang ketengah keluarga kami. Maka ada satu tempat yang ingin sekali saya kunjungi yaitu Pulau Batam. Saya memiliki beberapa alasan memilih Pulau Batam sebagai traveling impian saya kali ini, diantaranya :

Pertama, rindu kedua orang tua.

Dalam Islam salah satu pintu surga itu berada pada ridhonya orang tua. Sebagai anak saya belum mampu memberikan kebahagiaan untuk emak dan bapak. Kini sekedar berjumpa pun tak cukup mudah. Saat ketujuh saudara saya pandai dalam berniaga, saya lebih paham menjadi ibu rumah tangga.

Sesekali saya mencoba menulis diblog sebagai upaya agar saya tetap produktif. Terkadang saya memberanikan diri untuk mengikuti lomba. Mencari cara menggapai asa menyeberangi laut jawa dan sumatera. Lantas menemui kedua orang tua, memeluknya, menciumnya dan meminta ridhonya. Ah, rindu itu berat begitu kata Dilan. Kali ini saya setuju dengan Dilan. Sungguh, rindu itu berat! 

Kedua; menunaikan janji kepada anak-anak. Entah sejak kapan janji ini saya buat. Rasanya sudah terlalu lama hingga saya lupa. Tapi tiap kali anak-anak menagihnya selalu kata sabar sebagai jawabannya.

Saya berjanji ingin membawa mereka berjumpa dengan nenek dan uwonya. Tapi janji itu belum tunai hingga kini. Uwo yang kian renta, dan janji yang belum tunai juga, kian menguatkan tekad saya menjadikan Batam sebagai destinasi liburan kami selanjutnya.

Ketiga; Batam memiliki pantai-pantai yang ciamik. Sangat asik menghabiskan waktu bersama orang-orang yang saya sayangi.

Dulu, ketika anak masih dua, kami berkesempatan mengunjungi salah satu pantai yang ada di Kota Batam. Menyantap nikmatnya masakan nenek sembari bersenda gurau dengan pasir dan ombak. Ah, sungguh itu adalah moment memorable banget bagi saya pribadi. Anak-anak pun menikmati rekreasi ini. Meski merakyat tapi sungguh memikat.

Keempat; tentu saja wisata kuliner Pulau Batam.

Ya ya Batam kaya akan olahan aneka seafoodnya. Beberapa kali ke Pulau Batam, suami saya belum sempat mencicipi kelezatan seafood milik kota Batam. Cobalah seafood Tanjung Piayu kak, begitu kata adek saya. Selain seafood, sate padang menjadi wishing list selanjutnya.

Kelima; shopping.

Sedari dulu saya selalu antusias jika sudah menyangkut buah tangan. Dulu, oleh-oleh khas Batam yang cukup terkenal adalah kacang campur. kuwaci, dan coklat roca-roca. Kini, pilihannya menjadi lebih beragam. Salah satunya epok-epok kari. Saat terakhir ke Batam, epok-epok menjadi satu-satunya yang saya jadikan sebagi oleh-oleh dari Batam.

Pentingnya Itinerary Perjalanan Agar Traveling Sukses Jaya

Alangkah menyenangkan melakukan traveling dengan cara-cara yang kita suka. Apalagi jika traveling berjalan sesuai rencana. Pengalaman mengajarkan betapa pentingnya membuat itinerary sebelum memutuskan traveling.  Apakah itu tentang merencanakan jadwal kegiatanmu selama traveling. Atau tentang estimasi budget yang akan dikeluarkan. 

Jika qodarullah saya memiliki kesempatan melakukan perjalanan ke Pulau Batam lagi, sekiranya saya harus mempersiapkan dana kurang lebih sebesar Rp 27.751.200. Dengan rincian sebagai berikut :

ITINERARY KE PULAU BATAM

TanggalWaktuAktivitasKeterangan
24 February 202305:55Berangakat ke Pulau BatamMenggunakan Super Zet Air Rp 5.116.200
 07:30Tiba di Bandara Hang NadimUntuk memudahkan mobilitas saya menyewa kendaraan roda empat melalui car rental yang ada di Traveloka.
 08:00Menuju rumah nenek di Bengkong, melepas rindu setelah sekian lama tak berjumpa.Menggunakan rental mobil selama 3 hari tanpa menggunakan supir Rp 1.935.000. Dengan estimasi bahan bakar kendaraan roda empat selama di Batam Rp 600.000 .
 14:00Check-in hotelHarris Resort Barelang Batam selama 3 hari 2 malam dengan total yang harus dibayar Rp 7.840.000 .
 19:00Kuliner seafod di Tanjung Piayu Dari hotel berjarak 6,6km. Makan seafood di tepi laut Rp 1.500.000
 22:00Kembali ke hotelIstirahat
25 February 202307:00Sarapan di hotel 
 08:00Tiba di pantai Glory MelurTiket masuk @Rp15.000
Sewa gazebo sebesar Rp 300.000
 17:00Pulang ke rumah nenek di Bengkong. Istirahat sejenak.
 19:00Makan Sate PadangMakan sate padang Sumatera Rp 500.000 .
 21:00Kembali ke Bengkong
22:00Pulang ke hotelistirahat
26 February 202307:00Sarapan di hotel –
 08:00 s/d 10:00Berenang di hotel –
 12:00Check-out hotel –
 13:00ShoppingMakan siang dan belanja oleh-oleh total Rp 2.000.000
 15:20Balik ke JakartaMenggunakan Super Zet Air Rp 4.710.000

Bagi saya menyusun itinerary bukanlah perkara gampang. Apalagi jika daerah yang dikunjungi belum pernah saya jelajahi, maka saya harus merisetnya terlebih dahulu. Baik soal transportasi, akomodasi, atau tempat-tempat populer apa saja yang  ada di daerah tersebut. Tak jarang saya mengalami kesulitan saat menentukan traveling seperti apa yang akan saya lalui.

Kabar baiknya, Traveloka memiliki pilihan produk yang beragam. Saya bisa melakukan apa saja sesuai dengan dana yang tersedia. Traveloka memberi saya kemudahan dalam menyusun itinerary layaknya travel blogger profesional. Hehehe…

Menggapai Kenyamanan Bersama Traveloka

Menggapai kenyamanan bersama traveloka, bisalah dikatakan seperti itu. Karena saya mempercayakan hampir semua pilihan produk traveling kepada Traveloka. Sebagai online agent travel terkemuka, Traveloka memberikan saya kemudahan dalam memilih dan memilah produk apa saja yang akan saya gunakan saat traveling. Baik soal tiket pesawat, rental mobil, atau pun hotel tempat saya menginap. Harga tiket pesawat yang saya dapat di atas itu adalah yang termurah. Ini yang saya suka dari Traveloka. Saya bisa mengetahui tiket pesawat yang murah berada dimana. Dan inilah alasan saya memilih waktu traveling di bulan February.  

Benar apa yang disebutkan di awal tulisan ini, kita bisa kok melakukan semua yang kita suka. Kita bisa menginap di hotel berbintang 5. Atau makan di restoran fancy. Sesuaikan saja dengan budget yang tersedia, lalu tentukan pilihanmu, ikuti suara hati. Atau susun saja dulu rencana perjalananmu, setelahnya alokasikan dana yang dibutuhkan.

Sesekali traveling itu tidak ada salahnya, pun tidak ada larangnya. Traveling sebagai wujud kita memberikan hak pada diri sendiri untuk rehat sejenak dari rutinitas. Selama masih dalam batas wajar dan sesuai kemampuan itu sah-sah saja. Kamu bisa memulainya dengan menyusun itinerary idaman kamu. Mumpung masih awal tahun, bisa nich rencanakan liburanmu di Traveloka

Penutup

Betapa pentingnya kenyamanan saat traveling. Kamu bebas memilih jenis liburan seperti apa yang ingin kamu lalui. Dibalut kesederhanaan namun sarat akan makna, atau penuh kemewahan nan menyenangkan. Tak masalah apa pun pilihannya. Tapi satu hal yang patut kamu pertimbangkan adalah ikuti kata hati jalani hidup dengan caramu. #LifeYourWay

Konon traveling mampu melahirkan kebahagiaan, mengurai kesedihan, menjadi healing kekinian. Traveling sudah semacam obat. Namun meski kau melangkah jauh. Tiap negeri kau rengkuh. Tapi jika hati dan pikiranmu keruh. Pulang-pulang kau kembali jenuh. Jika tujuan traveling meredam jemu, memunculkan semangat yang baru. Maka sebelum kaki melangkah, sucikan dulu hati dan bersihkan pikiran. Dan jangan lupa siapkan tabungan!!

Ikutin Suara Hati Jalani Hidup dengan Caramu

#LifeYourWay

Tabik!

sumber foto pantai glory menur :
1. https://glorypoint.id/properties/glory-melur/
2. https://glorypoint.id/pesona-pantai-glory-melur-dan-resort-baru-di-batam/
3. Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *