Petualangan Neva dan Adel

Petualangan Dinosaurus di Taman Legenda Keong Emas

Ketika sebuah petualangan dilakukan tanpa adanya perencanaan matang maka siap-siaplah untuk tiap kejutan yang ditemukan.

Pulang kondangan hari hampir petang. Melintasi Taman Mini Indonesia Indah menuju jalan pulang. Wahana baru berdiri menantang. Hati kepicut bukan kepalang. Bukan. Bukan saya dan suami yang merasa tertantang. Tetapi kedua putri cantik kami yang tak tahan godaan. Untuk segera berjumpa hewan-hewan purba di tengah rimba. Bertubuh tinggi dan besar, gigi-gigi tajam menyeramkan, diiringi oleh suara-suara nan menakutkan. Adel cantik menangis minta pulang. Saat melihat hewan-hewan punah kembali dihidupkan. Eh, bukannya kami pulang justru petualangan dilanjutkan.

Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah. Orang bilang inilah miniaturnya Indonesia. Keliling Indonesia dalam waktu satu hari? Bisakah? Wah silakan buktikan sendiri dengan datang langsung ke TMII. Mungkin setelah berkunjung ke TMII persepsi kamu akan berbeda dengan yang lain. Tapi bagi saya, TMII itu salah satu tempat hiburan nan merakyat. TMII itu kawasan bermain keluarga yang sarat dengan ilmu pengetahuan. Berdasarkan pengalaman pribadi, minimal ada tiga kesenangan yang dapat dilakukan di TMII , yaitu :

  1. Mengunjungi anjungan-anjungan yang ada di TMII. Inilah salah satu cara nan asik dalam mengenal Indonesia lebih dekat. Beragam informasi mengenai kebudayaan nusantara dapat kita peroleh di tiap-tiap anjungan. Dari sini kita semua pasti setuju jika Indonesia itu negara yang sangat kaya akan budaya. Bila pintar mengolah kekayaan budaya ini, hm, bisa jadi bom uang bagi anak cucu kita nanti. ๐Ÿ˜€
  2. Mampir sejenak ke beberapa museum. Anak-anak saya memiliki minat yang baik mengenai museum-museum ini. Memperluas pengetahuan dengan cara yang mereka suka tentu hasilnya akan ย jauh lebih baik tinimbang menjejalkan ilmu melalui paksaan.
  3. Mencoba ragam permainan dari wahana-wahana yang ada. Begitu banyak permainan yang ditawarkan oleh TMII. Meski permainannya tak sebanyak dunia fantasi namun TMII mampu membuat hari tak terasa dilewati. TMII pun seakan tak pernah mati ditelan waktu. Tahun terus berganti, TMII mampu beradaptasi. Salah satunya menghadirkan wahana baru dengan”menyulap” Taman Bunga Keong Emas menjadi Taman Legenda Keong Emas.

Taman Legenda Keong Emas

Sebelum mengunjungi sesuatu yang baru, cari dulu informasi lengkap mengenainya.

Jangan seperti kami. Mengunjungi Taman Legenda Keong Emas tanpa bekal informasi yang cukup. Pada awalnya kami tidak ada niat untuk mampir ke wahana ini. Tapi karena kedua tuan putri yang meminta jadilah kami belokan kemudi. Ragam kejutan pun kami temui.

Penerapan sistem pembayaran terpadu berupa gelang RFID (Radio Frequency Identification) menjadi kejutan pertama yang saya temui di Taman Legenda Keong Emas. Untuk bisa masuk ke Taman Legenda Keong Emas pengunjung diwajibkan melakukan pengisian saldo di awal sebesar IDR 50.000, saldo tersebut akan digunakan untuk hal-hal berikut :

  • Digunakan sebagai tiket Masuk. Pada hari kerja tiket masuk Taman Legenda Keong Emas akan dikenai sebesar IDR 15.000 dan IDR 25.000 pada akhir pekan. Besar tiket masuk ini tidak jauh berbeda dengan tiket masuk ke Istana Anak-Anak Indonesia. Hanyaย saja bila di Istana Anak-Anak Indonesia antara hari kerja dan akhir pekan besar tiket tetap sama yaitu IDR 10.000.
  • Sebagai jaminan terhadap gelang RFID sebesar IDR 10.000. Uang jaminan ini pun akan dikembalikan jika kondisi gelang RFID tidak mengalami kerusakan.
  • Sisa saldo pada pengisian awal bisa digunakan untuk wahana yang akan dimainkan selanjutnya. Top up / penambahan saldo dapat dilakukan di tiap wahana. Atau bisa juga menggunakan tiket terusan agar mendapat harga yang lebih murah. Di akhir kunjungan saldo yang tersisa dapat dikembalikan (refund).

Kewajiban melakukan pengisian saldo di awal adalah kejutan kedua saya. Sebenarnya IDR 50.000 masih termasuk nilai yang wajar bila dibandingkan dengan wahan-wahana lain. Pengeluaran tampak besar karena ada pengali yang mengikutinya. Dengan jumlah nominal tersebut, pengunjungย Taman Legenda Keong Emas akan dimanjakan dengan tiga hal ini konservasi, budaya, dan atraksi. Saya akan coba sedikit mengupas mengenai ketiganya.

Pertama konservasi. Konservasi hadir dalam bentuk pelestarian berbagai jenis bunga. Koleksi flora yang dimiliki Taman Bunga merupakan representatif dari keanekaragaman jenis tumbuhan yang ada di nusantara. Saat pengetahuan akan negeri bertambah, diharapkan rasa cinta terhadap tanah air pun kian tumbuh.

Kedua, dilihat dari sisi budaya. TMII selalu mencoba memasuki unsur budaya dari banyak sisi. Teater Legenda hadir memperluas wawasan para pengunjung tentang adat istiadat yang ada di nusantara. Melaui penayangan film animasi legenda keong emas, Teater Legenda mengedukasi penonton perihal kasih sayang, kesetiaan serta keberanian. Nilai-nilai budaya inipun dapat kita temukan padaย museum Asmat. Di sini pengunjung dapat melihat seperti apa kehidupan sehari-hari dari salah satu suku yang ada di tanah Papua ini.

Ketiga atraksi. Berbagai macam jenis permainan dapat dinikmati oleh pengunjung Taman Legenda Keong Emas. Seperti Petualangan Dinosaurus, Mata Legenda, Nirwata Kisar, Mobil Tanjak, Kapal Bajak Laut, Kereta Beos, Ular Selur dan Anak Tirta.ย Namun sayangnya dari semua wahana yang ditawarkan oleh Taman Legenda Keong Emas, hanya Petualangan Dinosauruslah yang berhasil kami nikmati.ย 

Petualangan Dinosaurus

Di Indonesia ada beberapa tempat hiburan yang menjadikan dinosaurus sebagai salah satu pemikat. Dua yang pernah saya kunjungi yaitu Dunia Dino yang ada di Jungleland Sentul dan Petualangan Dinosaurus di Taman Legenda Keong Mas ini. Tentu saja kedua taman ini tak sama. Baik dilihat dari luas area yang disediakan atau pun cara mereka dalam menyajikan.

Dunia Dino misalnya, disajikan di ruangan tertutup dengan pencahayaan nan redup memberi kesan sedikit seram. Suara-suara Dino akan terdengar bila sensor yang terpasang mendeteksi ada pengunjung mendekat. Kakak-kakak pemandu disiapkan di beberapa titik. Mereka ditugaskan memberikan informasi kepada pengunjung mengenai hewan-hewan purbakala ini. Keberadaan kakak-kakak pemandu memancing sifat kritis pada anak. Sangat cocok untuk kunjungan edukasi sekolah.

Lalu bagaimana dengan Petualangan Dinosaurus yang ada di Taman Legenda Keong Mas?

Berbeda dengan Dunia Dino, Petualangan Dinosaurus dapat dinikmati di ruangan terbuka. Pengunjung dibawa ke dalam hutan yang dipenuhi oleh beragam jenis Dinosaurus. Seperti Ankylosaurus, Brachiosaurus, Carnotaurus, Dilophosaurus, Pachycephalosaurus, Parasaulorophus, Pterosaur, Spinosaurus, Tyranosaurus Rex / T-Rex, Triceratops, Velociraptor/ Reptor.

roro

Serupa dengan Dunia Dino di Jungleland, pada Petualangan Dinosurus pun terdapat sensor yang membuat hewan-hewan purba ini tampak berinteraksi dengan alam sekitar. Sensor-sensor gerak tersebut kian menghidupkan Zaman prasejarah ke tengah-tengah pengunjung. Bila sensor mendeteksi seseorang mendekati dinosaurus maka otomatis hewan-hewan purba akan bergerak-gerak seraya mengeluarkan suara. Bahkan salah satunya mampu menyemprotkan air ke pengunjung yang melintasinya.

roro5

Adalah Dilophosaurus kejutan yang saya terima selanjutnya. Predator pelari cepat ini menyambut kedatangan kami dengan menyemprotkan air dari mulutnya. Menjelajahi hutan sudah pasti harus membawa peralatan tempur yang cukup. Seperti pakaian ganti, jas hujan, payung, kaca mata, alas kaki yang nyaman dan sebagainya. Namun jika soal lapar dan dahaga tak perlu dikhawatirkan, ada fasilitas berupa toko yang menjual ragam makanan, minuman bahkan sovenir. Oleh karena itu pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar.

roro4

Tak hanya dinosaurus saja yang bisa kita temukan di Petualangan Dinosaurus. Tanaman-tanaman langka pun turut menyemarakkan suasana. Kembali pengunjung diajak melongok betapa kayanya alam Indonesia. Ada buah maja yang erat kaitannya dengan kerajaan Majapahit, ada bromelia merah, ada daesy kuning, ada dracena, ada fountain grass, ada jati kanopi, ada lengkuas hutan, ada nolina, ada pacing hutan, ada pakis monyet, ada pandan laut, ada pilo dendrum, ada tanduk rusa dan ada wali songo.

roro3

roro1

Keberadaan tanaman langka ini terkadang tidak disadari oleh pengunjung. Penyebabnya tentu saja karena tidak lengkapnya informasi yang diperoleh sebelum memasuki wahana. Sayangkan bila kekaguman-kekaguman yang dilayangkan hanya ditujukan kepada yang punah. Sementara yang masih bertahan tak dipedulikan. Dan saya termasuk orang yang seperti itu. Hiks. Padahal tanaman-tanaman langka ini bisa dijadikan pengetahuan yang sangat berharga bagi kedua putri saya. Menyedihkan bukan? Ya, sungguh menyedihkan. ๐Ÿ™

Ya sudahlah. Biarkan yang sudah berlalu. Petik manfaatnya, buang mudaratnya. Oya, ada sebagian kisah kami yang sempat saya abadikan ke dalam video. Semoga pengalaman kami ini ada yang bermanfaat ya. Jangan lupa putar film singkat kami. Lalu subcribe, comment, like dan share chennelnya ya. HEHE. Terima kasih. ๐Ÿ˜€

31 Comments

    1. Taman Legenda Keong Emas itu dulu namanya Taman Bunga Keong Emas. Memang termasuk baru, berganti rupa akhir 2015 lalu, klo gak salah. ๐Ÿ™‚

    1. tiap anak ngasih respon berbeda sich mas. tapi utk masuk ke sini sepertinya gak ada batasan usia. maaf klo saya salah. hanya saja, tempo lalu ada anak yang blm paham klo dino2 itu tidak sungguhan, nyalinya menjadi ciut. termasuk anak saya adel hehe. sekarang diajak ke sana dia masih gak mau ๐Ÿ™‚

Leave a Reply to Wadiyo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *